Who's Fransisca Betha?

Monday, 1 July 2013

Perkembangan Janin Pada Usia 4 Bulan

Perkembangan Janin Minggu ke-13
Retina, kornea, iris (selaput pelangi), serta lensa mata sudah dapat berfungsi. Janin mengedipkan mata dan peka terhadap cahaya. Tumbuh kembang janin didukung oleh plasenta, yang menghubungkan antara ibu dan janin dalam hal makanan, pembuangan sisa metabolisme, serta menyaring zat-zat berbahaya. Kulit, otot dan anggota tubuhnya telah terbentuk dan berada pada posisinya. Pada minggu ini, janin telah mampu merasakan detak jantung ibunya. Panjang bayi sekitar 7,5cm dengan trakea, paru-paru, perut, hati, pankreas, dan usus berkembang ke fungsi terakhir. Pita suara mulai terbentuk, dan tunas gigi muncul  dengan 20 gigi bayi. pada minggu ini jari tangan dan telapak kaki mulai terlihat.
 

Perkembangan Janin Minggu ke-14

Telinga janin menempati posisi normal di sisi kiri dan kanan kepala. Demikian pula mata mengarah ke posisi sebenarnya. Leher pun terus memanjang sementara dagu tak lagi menyatu ke dada. Sedangkan alat-alat kelamin bagian luar juga berkembang lebih nyata, sehingga pada minggu ini organ seks bayi sudah dapat di bedakan antara laki dan perempuan. Denyut jantung janin berdetak kuat (detak jantung hampir 2 kali lebih cepat daripada anda) dan anda dapat mendengarkannya saat pemeriksaan dengan dokter anda. karena sudah memberi respons terhadap dunia di luar rahim ibu, janin mungkin akan bergerak bila anda mengusap perut, tapi mungkin anda masih belum dapat merasakannya.

Perkembangan Janin Minggu ke-15

Bayi sudah mulai dapat mendengarkan ibunya, mendengarkan denyut jantung, suara perut, dan juga suara anda. Sekarang bayi sudah mulai mempunyai rambut di kepalanya, juga bulu mata dan alis. ukurannya sekarang sekitar 114 gram dengan panjang sekitar 15 cm. Kehamilan makin terlihat, hingga demi kenyamanan si ibu maupun janinnya, amat dianjurkan mulai mengenakan baju hamil. Sebab, kulit dan otot-otot, terutama di sekitar perut akan melar karena mengalami peregangan luar biasa guna mengakomodasi pembesaran rahim. Garis-garis regangan yang disebut striae umumnya muncul di daerah perut, payudara, bokong dan panggul.

Perkembangan Janin Minggu ke-16

Panjang janin bertambah dengan sangat cepat dan gerakan-gerakannya lebih kuat. Ibu dapat merasakan gerakan-gerakan janinnya dengan meraba perut. Rambut halus tumbuh diseluruh dipermukaan tubuh janin, yang disebut lanugo. Plasenta terbentuk dan berfungsi sepenuhnya. Panjang janin saat ini 16 cm dan beratnya 135 gram. Jika melakukan USG saat ini mungkin anda dapat mengetahui jenis kelamin. Otot janinsudah berkembang dan menjadi kuat. Gerakannya semakin aktif. Ia sudah mulai menghisap ibu jarinya, menguap, merenggangkan tubuhnya, sudah menelan kencing, dan cegukan. Pada minggu ini jika sinar terang di letakkan di perut anda, bayi akan menggerakan tangan ke arah matanya. Sistem pencernaan janin pun mulai menjalankan fungsinya. Dalam waktu 24 jam janin menelan air ketuban sekitar 450-500 ml. Hati yang berfungsi membentuk darah, melakukan metabolisme hemoglobin dan bilirubin, lalu mengubahnya jadi biliverdin yang disalurkan ke usus sebagai bahan sisa metabolisme.

Perkembangan Janin Pada Usia 3 Bulan

Perkembangan Janin Minggu ke-9

Pada minggu ini bila jenis kelaminnya laki-laki, di usia ini sudah bisa jelas dipastikan, sementara perempuan masih sesekali meragukan. Mulut dan hidung janin sudah terlihat dengan jelas. Tungkai dan lengan mulai tumbuh. Janin sudah bisa membuka dan menutup mulutnya, dan ia mulai berlatih melakukan gerakan menelan dan menghisap. Aktivitas menelan janin, rata-rata sebanyak 25 kali dalam satu jam. Tangan janin pun mulai bergerak bebas. Dalam arti, tak lagi tergantung pada gerakan tubuh. Sebentuk kuku pada setiap jari tangan dan kakinya muncul di minggu ini. Pada minggu ini janin memiliki panjang sekitar 39 mm dengan berat 20 gram. Pada minggu ini perut dan rongga dada sudah terpisah dan otot mata dan bibir atas terbentuk. Pembentukan kulit dan fungsinya berkembang menuju penyempurnaan.

Perkembangan Janin Minggu ke-10

Pada minggu ini jenis kelamin perempuan dapat teridentifikasi dengan jelas. Tulang sudah menggantikan kartilago (tulang muda). Diafragma memisahka jantung dan paru-paru dari perut. Otot leher terbentuk. Otak berkembang cepat dalam bulan terakhir ini sehingga proporsi kepala lebih besar dari pada tubuh. Sistem otot dan saraf sudah mencapai tingkat kematangan. Selain telah mampu pula mengirim dan menerima pesan dari otak. Dengan mulai berfungsinya sistem saraf, janin sudah mampu melakukan gerak refleks. Bahkan kaki sudah mampu melakukan gerakan menendang. Pembentukan telinga berakhir. Janin telah mampu menekuk tangannya menjadi setengah kepalan.

Perkembangan Janin Minggu ke-11

Panjang tubuhnya mencapai sekitar 6,5 cm. Baik rambut, kuku jari tangan dan kakinya mulai tumbuh. Sesekali di usia ini janin sudah menguap. Organ seks luar sudah terbentuk, juga folikel-folikel rambut dan gigi. Bayi sudah dapat menelan cairan amnion dan mengeluarkannya kembali (kencing). Mata sudah terbentuk lengkap, jaringan tangan dan kaki tumbuh, meskipun belum disatukan oleh jaringan kulit.
Gerakan demi gerakan janin kaki dan tangan, termasuk gerakan menggeliat, meluruskan tubuh dan menundukkan kepala, sudah bisa dirasakan ibu. Bahkan, janin kini sudah bisa mengubah posisinya dengan berputar, memanjang, bergelung, atau malah jumpalitan yang kerap terasa menyakitkan sekaligus memberi sensasi kebahagiaan tersendiri.

Perkembangan Janin Minggu ke-12

Ukuran Janin sekarang sekitar 8 cm. semua organ vital bayi sudah terbentuk. Dengan signal dari otak, otot akan merespons dan bayi sudah dapat menendang. Akhir trimester pertama, organ-organ tubuh bayi sudah terbentuk. rasa mual dan lelah anda biasanya sudah berkurang atau hilang. perkembangan selanjutnya
akan terlihat pertumbuhan bayi (dan juga anda) yang semakin membesar. Janin usia tiga bulanakan mengalami cegukan,yang normal terjadi. Cegukan terjadi dengan frekuensi hingga 90 kaki cegukan dalam satu jam. Cegukan pada janin berfungsi untukmemperkuat otot-otot pada bagian organ pernafasan.
Bila diinginkan, di minggu ini pun bisa diagnosa penyakit keturunan semisal thalassemia dan sindroma Down, yang bisa dilakukan lewat pemeriksaan Chorion Villus (CVS) guna memastikan ada-tidak kerusakan pada kromosom. Caranya dengan mengambil sampel sel-sel plasenta yang bisa dilakukan secara transabdominal melalui perut atau leher rahim/transervikal.
Kelainan kromosom dapat terjadi karena ada kelainan kromosom pada orang tua. Atau akibat pengaruh virus, bakteri, penyakit maupun zat berbahaya lain yang menyerang sel-sel embrio.

PESAN

  • Karena pada triwulan I adalah fase terbentuknya organ-organ vital lainnya dan perkembangan otaknya, maka jangan sampai kurang mengkonsumsi zat pembangun, zat tenaga, zata pengatur, vitamin dan mineral utamanya zat besi. Makan makanan yang beraneka ragam dengan cukup kwalitas dan kwantitas dengan porsi kecil-kecil tetapi sering.
  • Bila keluhan-keluhan hamil muda belum bisa di atasi, segeralah menghubungi petugas kesehatan terdekat.
  • Dapatkan suntikan imunisasi TT – 2 dengan selang suntikan TT1+TT2 4-g Mg perikasa kehamilan minimal 1 kali selama triwulan I
  • Bahaya pada triwulan I adalah keguguran.
  • Pada wanita yang mudah keguguran, sebaiknya dinasehatkan supaya jangan melakukan bersenggama pada hamil muda dan dilakukan harus dengan hati hati.

Perkembangan Janin Pada Usia 2 Bulan

 Perkembangan Janin Minggu ke-4

Saat si zigot kecil menemukan tempat di dalam rahim. dengan berakhirnya minggu ini, anda tidak mendapat menstruasi, dan menjadi tanda pertama kemungkinan kehamilan. beberapa wanita mengalami sedikit pendarahan atau flek kecokelatan yang disalahartikan sebagai menstruasi, padahal  sebenarnya pendarahan yang sedikit itu terjadi karena adanya implantasi zigot ke dinding rahim anda. setelah terjadi implantasi atau menempelnya  zigot pada dinding rahim, akan mulai terjadi pelepasan hormon HCG (untuk menilai tes kehamilan).

Perkembangan Janin Minggu ke-5

Ukuran bayi anda sekarang kira-kira sebesar biji apel dan pada minggu ini di sebut sebagai embrio. Bayi anda sudah mempunyai detak jantung sendiri. Plasenta dan tali pusat sudah bekerja sepenuhnya pada minggu ini. vesikel-vesikel otak primer mulai terbentuk, dan sistem saraf mulai berkembang. benjolan tangan dan kaki janin mulai terlihat. Selain sel pada benjolan tangan janin akan mengalami kematian sehingga akan membentuk jari-jari tangan. Pembentukan telinga makin sempurna dengan terbentuknya duktus endolimfatikus, yakni saluran untuk menyalurkan cairan yang terdapat dalam selaput labirin telinga dalam. Demikian pula sistem pencernaan makin sempurna dengan terjadi pembedaan yang kian nyata antara cikal-bakal usus besar dan usus buntu. Bahkan cikal-bakal ginjal dan hati pun sudah terbentuk. Begitu juga struktur muka secara keseluruhan mulai bisa “terbaca”.

Perkembangan Janin Minggu ke-6

Saat ini bayi sudah berbentuk embrio dengan panjang kurang lebih 1/17 inci. Embrio terlihat seperti berudu. Pada minggu ini dapat mengenali kepala, ekor, tangan dan anggota badan masih seperti tunas atau benjolan. Pada minggu ini terjadi pembentukan awal hati, pankreas, paru-paru, kelenjar tiroid, dan jantung. Pembuluh-pembuluh nadi di bagian kepala kian jelas terbagi-bagi menurut tugas masing-masing. Di minggu ini rongga mulut sudah tampak. Begitu juga struktur mata sudah terbentuk meski masih berjauhan letaknya. Di tengah-tengah wajah muncul tonjolan hidung. Ruas-ruas tulang belakang sudah terbentuk meski masih terlihat samar.

Perkembangan Janin Minggu ke-7

Di minggu ini embrio diperkirakan berukuran sekitar 11-17 mm. Jantung sudah terbentuk lengkap dan lebih sempurna. Saraf dan otot bekerja bersamaan untuk pertama kalinya. Bayi mempunyai refleks dan bergerak spontan (anda belum dapat merasakannya). akhir minggu ini otak akan terbentuk lengkap. Bagian hidung, bibir, lidah dan gigi mulai terbentuk, begitupula cikal bakal mata yang terlihat berwarna hitam tanpa kelopak.  Tunas-tunas lengan sudah menyiku, sementara jari-jari tangan pun sudah mengarah terpisah satu sama lain. Sedangkan pemisahan jemari kakinya samar terlihat, meski telapak kakinya masih rata. Tunas tangan yang lebih cepat tumbuh ketimbang tunas kaki inilah yang agaknya bisa menjawab pertanyaan mengapa bayi kelak lebih dulu belajar memegang benda-benda di sekitarnya ketimbang belajar berjalan.

Perkembangan Janin Minggu ke-8

Embrio sekarang berukuran panjang sekitar 25-30 mm. Kepalanya membulat dan wajah polos kekanak-kanakan mulai tampak nyata dengan tertariknya bagian antara dahi dan pangkal hidung ke arah dalam. Lengan dan kaki sudah terbagi menjadi komponen paha, kaki, tangan, lengan, dan bahu. organ reproduksinya mulai terbentuk begitu juga dengan kartilago dan tulang. Telinga luar sudah terbentuk sempurna, dan mata membentuk pigmen. Pada akhir minggu ini, janin sudah mampu mendengar. Didalam otak, jaringan saraf berhubungan dengan lobi penciuman di otak. jantung sudah memompa dengan kuat dan irama teratur.
Pergerakan pertama janin dapat dideteksi melalui USG. Tubuh yang ringkih ini pun mulai bisa bergerak secara tak teratur, yang jika dijumlahkan rata-rata sebanyak 60 kali gerakan dalam sejam.  Pada minggu ini, perut dan ronga dada sudah terpisah dan otot mata serta bibir bagian atas terbentuk. Jaringan kulit, kelenjar keringat, dan kelenjar minyak mulai terbentuk. Jantung berdetak dengan frekuensi 120 kali/menit. Ronga mulut, cikal bakal gigi dan lidah, alat kelamin, serta sel-sel pembentuk bulu mata mulai berkembang. Seluruh organ internal janin sudah terbentuk.

PESAN

  •  Pada saat ibu menyadari tentang kehamilan ini, calon bayi sudah tumbuh cukup lama sehingga ibu perlu mengejar pemasukan zat gizi yang diperlukan antara lain : zat pembangunan, zat tenaga, zat pengatur/vitamin dan mineral utamanya zat besi.
  • Sebelum turun dari tempat tidur, makan sesuai, misalnya makan kue biskuit.
  • Makan porsi kecil tetapi sering, mudah dicerna tidak terlalu berbumbu dan banyak minum air buah segar
  • Pemberian zat besi tablet

Mengatasi keluhan hamil muda antara lain:

  • Dengan menyadari peristiwa kehamilan , adalah hal yang kodrati yang dialami oleh semua perempuan dan mohon kepada Tuhan semoga proses kehamilan berjalan lancar, selamat sampai masa persalinan dan nifas.
  • Hati-hati dengan pemberian obat-obatan yang dimakan untuk mengatasi keluhan pusing-pusing, pana dan sebagainya seperti : antalgin, tetracilin dan sebagainya, karena obat-obatan tersebut dapat berakibat pada pembentukan organ-organ tubuh vital.

Perkembangan Janin Pada Usia 1 Bulan

Perkembangan Janin Usia 1 Bulan.
Pada mingu pertama terjadi pembuahan sel telur oleh sperma, di mana terjadi juga proses pertukaran kromosom dari sel sperma dan sel telur yang mengandung gen pembawa sifat bagi janin. Bersamaan dengan itu, kadar hormon estrogen dan progesteron terus meningkat, yang menimbulkan perubahan-perubahan dalam struktur dan metabolisme tubuh ibu untuk mendukung menumbuhkembangkan janin.Sel t elur yang telah dibuahi akan bergerak menuju rahim. Dalam perjalanan  dari ovarium menuju ke rahim, sel telur ini akan terus membelah diri membentuk suatu massa sel, yang disebut blastosis. Setelah tiba di rahim, blastosis akan menempel (implantasi) di dinding rahim. Dengan berakhirnya ini, Ibu tidak akan mendapat haid.
Juga terjadi perdarahan, yang kebanyakan perempuan mengartikannya sebagai darah haid. Perdarahan yang terjadi adalah dampak dari implantasi sel telur pada dinding rahim. setelah terjadi implantasi atau menempelnya zigot pada dinding rahim, akan mulai terjadi pelepasan hormon HCG (untuk menilai tes kehamilan). Bagian embrio yang tidak melekat pada rahim akan tumbuh. Tulang belakang, tulang ekor, tulang iga,dan sistem syaraf pusat mulai terbentuk. Begitu pula jantung dan jaringan pembuluh darah. Akan terbentuk dua buah lubang pada wajah pada janin. Lubang ini akan terisi oleh mata. Pada mingu kelima ukuran bayi anda sekarang kira-kira sebesar biji apel dan pada minggu ini di sebut sebagai embrio. bayi anda sudah mempunyai detak jantung sendiri.
plasenta dan tali pusat sudah bekerja sepenuhnya pada minggu ini. vesikel-vesikel otak primer mulai terbentuk, dan sistem saraf mulai berkembang. Jantung mulai berfungsi dan berdetak, memompakan darah ke seluruh bagian tubuh janin. Sel-sel mulai membentuk cikal bakal organ seperti cikal bakal ginjal, rahang bawah, tulang-tulang leher, wajah, tangan, serta kaki. Pada akhir minggu keempat, ukuran janin yang berbentuk 1.000 kaki lebih besar daripada sel telur yang dibuahi.

Pesan

Pada bulan pertama ini, ibu hamil harus menjaga janin sebaik mungkin. Janin yang masih dalam proses pembentukan awal memiliki kondisi yang lemah. Karena itu, masa ini disebut masa kritis.
Untuk persiapan mental; pertama yakinkan dan beri dukungan dulu suami kepada isteri bahwa sekarang telah menerima anugerah yang sungguh luar biasa dari Tuhan (ingatlah kepada pasutri yg bertahun-tahun belum dikarunia), yang harus dipelihara dijaga dan dirawat dengan baik (tentunya hal ini banyak memerlukan pengorbanan, dan ingatkan pengorbanan ini nggak gampang, kedepannya ibu hamil akan banyak mengalami perubahan-perubahan), untuk suami, beri dia dukungan dan perhatian lebih dari biasanya, serta ciptakan suasana rumah anda yang harmonis, bahagia dan tenteram. Jaga atau bantu isteri ketika menghadapi berbagai macam tekanan dan permasalahan. Ingatkan terus, bahwa dia sekarang sedang berbadan dua, artinya psikologis ibu akan mempengaruhi janin yg sedang dikandungnya. Terus Jangan lupa berdoa. Perubahan emosi yang labil sudah mulai terlihat. Calon ibu kadang marah/bahagia/sedih secara tiba-tiba tanpa alasan jelas. Lingkungan sekitar ibu hamil sebaiknya memahami dan mengerti kondisi ini. Buatlah kondisi yang nyaman bagi bu hamil, dan jangan sampai kondisi emosional ibu yang labil menjadi semakin buruk.
Untuk persiapan fisik, mulai sekarang jaga stamina ibu hamil jangan terlalu capek juga jangan terlalu diam. Banyaklah makanan bergizi terutama sayuran dan buah-buahan, banyak minum air putih, minum susu untuk ibu hamil (kalo bisa 2x sehari), minumlah multivitamin selama kehamilan. Pada masa kritis ini sebaiknya ibu menjaga fisik engan baik dan jangan sampai mengalami stress. Jangan pernah memukul bagian perut secara lembut, apalagi keras.
Makan makanan bergizi, dan mulailah berkonsultasi dengan dokter kandungan ataupun bidan.

Proses Terjadinya Kehamilan

Proses Terjadinya kehamilan. Ketika seorang perempuan melakukan hubungan seksual dengan seorang laki-laki maka bisa jadi perempuan tersebut akan hamil (Terjadinya kehamilan). Kehamilan terjadi ketika sel sperma yang masuk ke dalam rahim seorang perempuan membuahi sel telur yang telah matang. seorang laki-laki rata-rata mengeluarkan air mani sebanyak 3 cc, dan setiap 1 cc air mani yang normal akan mengandung sekitar 100 juta hingga 120 juta buah sel sperma. Setelah air mani ini terpancar (ejakulasi) ke dalam pangkal saluran kelamin istri, jutaan sel sperma ini akan berlarian melintasi rongga rahim,
saling berebut untuk mencapai sel telur matang yang ada pada saluran tuba di seberang rahim.Pada saat ovulasi, lapisan lendir di dalam serviks (leher rahim) menjadi lebih cair, sehingga sperma mudah menembus ke dalam rahim. Sperma bergerak dari vagina sampai ke ujung tuba falopii yang berbentuk corong dalam waktu 5 menit. Sel yang melapisi tuba falopii mempermudah terjadinya pembuahan dan pembentukan zigot (sel telur yang telah dibuahi). Jika perempuan tersebut berada dalam masa subur, atau dengan kata lain terdapat sel telur yang matang, maka terjadilah pembuahan.Pada proses pembuahan, hanya bagian kepala sperma yang menembus sel telur dan bersatu dengan inti sel telur.Bagian ekor yang merupakan alat gerak sperma akan melepaskan diri. Sel telur yang telah dibuahi akan mengalami pengerasan bagian luarnya. Ini menyebabkan sel telur hanya dapat dibuahi oleh satu sperma.
Inti sel telur yang sudah dibuahi akan mengalami pembelahan menjadi dua bagian setelah 30 jam. 20 jam kemudian inti sel telur ini akan kembali membelah menjadi empat bagian. Tiga sampai empat hari setelah pembuahan, sel akan sampai di bagian uterus.Dalam jangka waktu satu minggu setelah perubahan, akan dihasilkan suatu massa sel yang berbentuk ola sebesar pentol jarum, yang disebut (blastocyt). Dalam proses selanjutnya, yaitu sekitar 5 hari berikutnya, blastosis akan menempel dan terimplantasi kedalam endometrium.
Selama dua hingga empat minggu pertam perkembangan, blastosis medapatkan nutrien dari endometrium. Pada masa perkembangan ini, akan berbentuk plasenta. Plasenta merupakan organ berbentuk cakram yang mengandung pembuluh darah maternal (ibu) dan embrio. Melewati plasenta inilah, embrio akan mendapatkan nutrisi dari maternal. Melalui lasenta ini juga terjadi pertukaran gas-gas respirasi dan pembuangan limbah metabolisme embrio. Darah dari embrio mengalir ke plasenta melalui arteri tali pusar dan kembali melalui vena pusat dan melewati hati embrio.

Sumber : http://bidanku.com/index.php?/proses-terjadinya-kehamilan

Gizi Ibu Hamil Investasi Kesehatan dan Kecerdasan si Kecil

nutrisi ibu hamil
Nutrisi apa saja yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan optimal si Kecil dalam rahim Ibu?
Tidak diragukan lagi bahwa gizi ibu hamil penting bagi pertumbuhan dan perkembangan janin. Namun, pernahkah Ibu merasa khawatir akan kebutuhan nutrisi si Kecil selama dalam kandungan telah terpenuhi dengan baik? Nutrisi apa saja yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan optimal si Kecil dalam rahim Ibu?
Gizi ibu hamil dalam kelompok makanan Gizi ibu hamil dapat diperoleh dari beberapa kelompok makanan yang bervariasi, sehingga gizi Ibu dapat terpenuhi dengan optimal. Berikut ini adalah beberapa kelompok makanan sehari-hari.

Karbohidrat dalam gizi ibu hamil Sumber karbohidrat dalam gizi ibu dapat dijumpai dalam roti, oatmeals, nasi, atau berbagai pangan lain yang sejenis. Jumlah yang dianjurkan untuk kelompok karbohidrat adalah 6-11 porsi.

Protein dalam gizi ibu hamil Ahli nutrisi menganjurkan ibu hamil mengonsumsi 75 - 100 gram protein/hari untuk mendukung pertumbuhan jaringan janin, termasuk otaknya. Protein untuk ibu hamil membantu pertumbuhan jaringan payudara dan rahim semasa kehamilan serta berperan meningkatkan persediaan darah. Beberapa sumber protein yang dapat dikonsumsi ibu misalnya ikan atau seafood matang, hati, ayam, daging sapi, daging kambing, tahu, kacang-kacangan atau biji-bijian seperti kacang tanah, kacang panjang dan sebagainya. 

Produk susu dan olahannya dalam gizi ibu hamil Sumber produk susu dan olahannya dapat ditemukan pada yogurt atau susu yang kaya akan vitamin dan mineral, termasuk kalsium. Kalsium membantu pengaturan cairan tubuh dan pertumbuhan tulang serta bakal gigi si Kecil. Beberapa sumber kalsium yang dianjurkan untuk dikonsumsi 3-4 porsi/hari misalnya keju, tahu, kol, telur, yogurt dan susu. Saat Ibu mengonsumsi susu, sebaiknya pastikan kandungannya telah dilengkapi atau difortifikasi dengan vitamin A, vitamin D.
Tips memilih susu penuh gizi selama kehamilan:
  1. Pilihlah susu kehamilan yang mencukupi kebutuhan gizi si Kecil dan memiliki kandungan gizi ibu hamil yang lengkap, untuk kebaikan janin dan mama.
  2. Susu kehamilan yang baik mengandung energi tinggi (200 kalori/gelas), kandungan serat yang tinggi (4 g/gelas), DHA (32 mg/gelas), ALA/LA dan Kolin, 28 jenis vitamin dan mineral, serta vitamin B6 untuk mengurangi rasa mual.
  3. Umumnya ibu hamil mudah 'eneg' sehingga enggan minum susu. Hal ini dapat disiasati dengan mengonsumsi susu kehamilan yang memiliki rasa yang lebih lezat, seperti rasa coklat sehingga gizi ibu hamil terpenuhi tanpa rasa mual

Buah-buahan dan sayuran dalam gizi ibu hamil Sayur-mayur dan buah-buahan juga mengandung vitamin dan mineral yang diperlukan bagi ibu hamil, misalnya zat besi, vitamin A, kalium dan natrium. Berikut ini beberapa kandungan zat dalam buah-buahan dan sayuran:
- Zat besi dalam gizi ibu hamil
Zat besi bersama natrium, kalium serta air membantu meningkatkan volume darah dan mencegah anemia. Beberapa sumber zat besi diantaranya sayuran berdaun hijau, yang disajikan 2-3 porsi/ hari. Contoh bayam, kol hijau, selada, dan kol. Sumber zat besi juga terdapat pada roti, sereal dan oatmeal serta beberapa jenis kacang-kacangan seperti kacang merah dan kacang hitam. Walau demikian, Ibu perlu ingat bahwa saat mengolah sayur hijau yang kaya akan zat besi, sebaiknya tidak memasaknya terlalu lama karena kadar zat besi dalam bahan makanan dapat rusak.
- Asam folat dalam gizi ibu hamil
Asam folat berperan penting dalam pembentukan sistem saraf pusat, termasuk otak, sehingga asupannya dapat mengurangi risiko kecacatan tabung saraf pada janin (Spina bifida). Ibu hamil dianjurkan mengonsumsi 600-800 mikrogram asam folat. Sumber asam folat dapat ditemukan dalam sayuran berdaun hijau seperti kol hijau, bayam, selada, dan kol. Sedangkan dalam buah-buahan dapat ditemukan pada jeruk, stroberi, lemon, manga, tomat, dan melon. Selain itu, juga dapat ditemukan pada gandum dan kelompok makanan kacang-kacangan. Anjuran banyaknya konsumsi sayuran per hari sebanyak 2 porsi
- Vitamin C dalam gizi ibu hamil
Buah-buahan dan sayuran yang kaya akan vitamin C dapat membantu penyembuhan luka, pertumbuhan gigi dan tulang serta meningkatkan proses metabolisme dalam tubuh. Ibu tentu tidak asing lagi dengan buah-buahan yang kaya akan vitamin C seperti stroberi, lemon, mangga, tomat, melon, dan kentang yang dianjurkan dikonsumsi sebanyak 3 porsi dalam sehari
Selain beberapa kelompok makanan yang penting dalam gizi Ibu hamil, jangan lupa untuk minum sedikitnya 8 gelas air sehari. Sambil memperbanyak konsumsi makanan berserat seperti sayuran, oatmeal dan mengurangi konsumsi makanan berlemak. Cobalah untuk menerapkan pola makan sehat agar gizi Ibu hamil terpenuhi dan janin berkembang optimal. 

sumber: www.ibudanbalita.com

Tuesday, 4 June 2013

Komplikasi Yang Sering Terjadi Pada Kehamilan



Stres Dapat Menyebabkan Terjadinya Komplikasi Pada KehamilanSeperti yang sudah di ketahui oleh banyak orang bahwa kehamilan dan tanda hamil merupakan hal yang paling di tunggu-tunggu oleh setiap pasangan suami istri. Jangankan menunggu satu tahun setelah menikah, baru 2 minggu menikah saja telat haid langsung berdebar hati karena terlalu ingin segera menimang si buah hati. Anak adalah karunia dari Tuhan yang menjadi generasi penerus keluarga. Maka, menjadi kesedihan sendiri ketika dinyatakan tidak bisa hamil atau memiliki keturunan.
Namun, bukan hanya itu saja. Ketika pada saatnya hamil pun para perempuan seringkali di hadapi rasa khawatir dengan kondisi janin di dalam perut. Masa kehamilan merupakan masa penting bagi pertumbuhan janin, sehingga selain kesiapan fisik, kesiapan mental juga sangat di butuhkan untuk mendapatkan kehamilan yang sehat. Itu sebabnya sebaiknya para perempuan sebaiknya mulai mempersiapkan diri bukan hanya pada saat hamil melainkan sebelum kehamilan karena hal ini sangat penting untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan selama masa kehamilan berlangsung, misalnya komplikasi pada kehamilan.
Komplikasi pada kehamilan tentu saja sangat berbahaya tidak hanya bagi ibu tetapi juga janin yang ada dalam kandungan. Untuk itu, calon ibu harus memiliki pengetahuan tentang kehamilan dan juga komplikasi yang menyertainya sehingga bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat jika terdapat masalah kehamilan.
Beberapa komplikasi yang sering terjadi pada kehamilan diantaranya adalah :
1.   Keguguran
Banyak perempuan mengalami keguguran bukan hanya satu kali, bahkan ada yang bisa lebih dari tiga kali keguguran. Semua perempuan akan mengalami kesedihan hingga trauma karena keguguran, apalagi jika diharuskan di kuret, sakit yang dialami bisa melebihi sakit karena melahirkan. Apa sih sebenarnya yang menyebabkan kehamilan bisa mengalami keguguran? Keguguran merupakan gagalnya kehamilan sebelum memasuki usia ke -20 minggu, biasanya ditandai dengan flek hingga pendarahan.
Faktor yang memicu keguguran, diantaranya :
  • Aktivitas berat selama hamil
  • Stres
  • Virus
  • Infeksi
  • Rahim lemah
  • Dan Lain-Lain
Keguguran terjadi berulang-ulang harus segera ditangani dengan serius agar secepatnya mendapatkan solusi. Itu sebabnya ketika perempuan yang sudah mengalami keguguran ketika akhirnya dia akan hamil kembali harus dalam penanganan dokter agar bisa terus terawasi perkembangan janin di perut dan bisa meminimalisir terjadinya keguguran kembali.
2.   Pre-eklamsia
Pre-eklamsia merupakan kehamilan yang disertai dengan naiknya tekanan darah ibu hamil.
Pre-eklamsia biasanya ditandai dengan gejala :
  • Pusing
  • Tekanan darah naik
  • Kunang-kunang
  • Bengkak pada beberapa bagian tubuh
  • Dan Lain-Lain
Umumnya, kehamilan dengan komplikasi ini akan membuat ibu melahirkan secara Caesar.
3.   Kehamilan ektopik
Kehamilan yang terjadi jika janin berkembang di luar rahim. Kondisi ini jarang terjadi namun sangat membahayakan janin jika sampai terjadi karena janin bisa berkembang dengan baik jika berada dalam rahim dengan mendapatkan berbagai nutrisi yang akan membantunya berkembang ketika dia sedang berada aman dalam rahim ibunya. Maka, kehamilan ektopik ini bukan hanya membuat janin tidak tumbuh namun juga membuatnya tidak bisa bertahan lama.
4.   Perdarahan
Pasti akan panik melihat darah ketika sedang dalam keadaan hamil. Darah ini bisa dianggap wajar jika tidak terjadi terus menerus, namun akan sangat membahayakan jika darah yang keluar berlebihan, berbau, dan terus menerus muncul. Sebaiknya wanita hamil yang mengalami pendarahan harus waspada sebab perdarahan yang terjadi pada saat kehamilan berlangsung, biasanya akan menyebabkan keguguran. Namun selain itu ibu yang sedang hamil ataupun telah melahirkan juga perlu waspada adanya perdarahan karena bisa jadi merupakan gejala kanker.
5.   Plasenta previa
Kondisi yang terjadi pada kehamilan, dimana plasenta berada pada posisi menutup mulut rahim sehingga jika tidak diatasi dengan baik maka akan menyebabkan perdarahan. Jika hal ini terjadi sebaiknya ibu hamil segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang serius.
6.   Diabetes gestasional
Kondisi kehamilan yang dibarengi dengan naiknya gula darah sang ibu sehingga hal ini beresiko menyebabkan bayi lahir dengan berat badan lebih dan beresiko menderita diabetes.  Kondisi ini bisa di minimalisir dengan pola makan yang sesuai anjuran dokter agar gula darah sang ibu bisa menurun bahkan kembali normal.
Faktor yang memicu komplikasi pada kehamilan, diantaranya adalah :
  • Gaya hidup tidak sehat
  • Makanan
  • Bahan-bahan kimia berbahaya
  • Kebersihan
  • Dan Lain-Lain
Selain itu, tidak adanya perencanaan kehamilan yang matang di sebut sebagai memicu timbulnya komplikasi tersebut. Jadi, untuk mendapatkan kehamilan yang sehat, pasangan suami istri harus merencanakan kehamilan dengan baik. Bagaimana caranya? Tentu saja dengan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan. Untuk Anda yang saat ini sedang menanti buah hati anda tidak perlu panik berlebihan, Anda bisa tetap memercayakan perawatan kandungan si buah hati dan tentu saja menjaga kesehatan Anda kepada dokter dan dengan terus menerus menjaga pola hidup sehat yang akan memberikan dampak sehat bagi kehamilan Anda. Selamat menanti buah hati.

sumber:  http://www.ibudanbalita.net/1044/komplikasi-yang-sering-terjadi-pada-kehamilan.html